Untuk Kita Yang Berdosa
Waktu kita memutuskan ikut Tuhan, percayalah Tuhan membawa pedang di tengah kita. Kadang kita harus bertentangan dengan keluarga kita, kadang kita harus bertentangan dengan sahabat2 kita, tapi pedang itu sendiri akan lebih menusuk kita. Karna kita melawan kedagingan kita. Melawan kebiasan2 lama kita. Kita melawan pikiran2 lama kita. Kita melawan diri kita sendiri. Sakitnya seperti tulang yang ditarik dari daging. Tapi janji Tuhan itu iya dan AMIn, Ia akan menyertai kita sampai pada akhir jaman. Pertobatan kita bukan berarti kita 100% kebal dosa, kita masih bisa berdosa. Masih bisa jatuh. Tapi jiwa dan hati kita bukan manusia yang lama. Kita ga betah di lumpur yang sama. Kita ga betah melakukan dosa. Jatuh? Jangan menyerah. Minta ampun sama Tuhan, minta kekuatan lagi. Minta pikiran dan perasaan yg dari Tuhan lagi. Jika kita jatuh dan mengakui kita ga sanggup untuk sempurna lalu ingin menyerah, ingat! Itu bukan pikiran dari Tuhan. Kita memang ga akan pernah bisa sempurna dari diri kita s...