Postingan

Menampilkan postingan dengan label wanita

[Review] Wanita Yang Meninggalkan Karier - Larry Burket

Gambar
Awal saya membeli buku ini sebenarnya saya sedang mencari buku tentang "bagaimana menjadi ibu yang baik menurut Firman Tuhan". Beberapa buku sudah saya masukan ke dalam keranjang sebagai pilihan, tapi begitu melihat buku ini dan ringkasan isinya, saya langsung membelinya dan menyingkirkan buku lainnya. Kalau saja budget saya  lebih besar, mungkin saya akan membeli semua. Untungnya budgetnya sedikit jadi saya tidak perlu membeli buku yang tidak akan saya baca. Membaca judul buku ini membuat saya merasa perlu mengevaluasi ulang keputusan saya menjadi IRT. Ternyata menjadi IRT tidak cukup hanya dengan memiliki menjadi seorang IRT kan?? Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan dan dipersiapkan. Dan saya termasuk yang gagal dalam mempersiapkan. Puji Tuhan saya menemukan buku ini. Banyak hal yang dulu saya tidak pikirkan dalam mempersiapkan menjadi IRT, dibahas semua di sini. Saya kembali belajar dari awal dan ternyata sebagian sudah kami praktekkan. Buku ini amat sangat saya reko...

Suamiku Ga Sempurna, So??

Gambar
" Ishh, laki gua tuh gitu banget orangnya. Diem mulu. Susah komunikasi. Ga pernah romantis." " Masih mending lo. Laki lo rajin pelayanan, rajin gereja. Lah, laki gua ngurusin motor mulu. Duit abis ke motor. Itu motor istri pertama. Gua istri ke dua." " Mendinglah laki lo cuma hobi motor. Lah, laki gua udah kayak lokomotif. Mulutnya keluar asep mulu. Gua udah cape ingetin. Takut gua jadi janda kembang." Istri... Oh istri... Begitulah kalau istri cerita tentang suami. Siapa sih istri yang ga pernah ngeluh soal suami?? Ekspetasi yang tinggi di awal pernikahan, tiba-tiba ambruk melihat aslinya lelaki pujaan kita. Iya apa iya??? Ngakuu... Sama sih, saya juga ngalamin. Pengen suami kayak A, B, C, D yang dulu saya tulis semasa single. Giliran udah nikah ternyata ga seperti yang diharapkan. Salah ga sih harapan kita??? Gaaaa. Yang salah kalau kita ga kasih waktu suami kita buat belajar. Saya ingat sekali tahun lalu saya berharap pada suami tanpa diiringi sikap hat...

3 Tahun Jadi IRT

Gambar
Tiga tahun jadi IRT bikin saya ngerti kenapa banyak IRT cukup rendah diri, ngerasa ga berharga, ga bahagia dengan hidupnya. Bukan karna kurang bersyukur, bukan karna kurang iman. Tapi karena kadang para IRT ini kehilangan jati diri. Punya mimpi banyak akhirnya dikubur atau ditunda demi memgabdikan diri buat keluarga. Sudah mengabdi begitu ga jarang pilihannya ga dapet dukungan dari orang terdekat. Udah ga dapet dukungan, karena pekerjaannya tiap hari hanya pekerjaan "biasa", mereka juga jarang dapet apresiasi. Kadang IRT merasa kurang baik, kurang berusaha, kurang pintar, kurang cantik dan kurang lainnya. Badai di dalam dirinya bahkan dirinya sendiri pun belum tentu bisa menenangkan. Mau cari siapa? Suami yang pulang kantor dengan wajah lelah? Teman baik, tapi tidak mau masalah rumah tangga sampai keluar. Seperti spageti, memang begitulah isi kepala IRT. Belum kalau ditambah masalah keuangan, ribut dengan keluarga pasangan, atau kondisi kesehatan yang kurang baik. Ibu-ibu ser...