Postingan

Orang di depan kita

Berbicaralah dengan hati2. Ada nyawa dalam setiap perkataan. Entahkah itu untuk menghidupkan atau malah mencabutnya Marahlah dengan pengendalian Bukan dengan ledakkan Karna terkadang marah yang tepat membawa kebaikan Dengarlah sebelum bicara Karena selalu ada cerita lainnya di balik sebuah peristiwa Terkadang orang hanya ingin didengar.. Lihatlah lebih jelas... Kebutuhan yang tak terucapkan Kerinduan yang tertahan.. Karena tidak semua hal mudah disampaikan.. Hanya karena takut mengorbankan orang lain.. Dengarkan baik-baik.. Ada orang di hadapan kita... Apa yang dia alami hari ini? Dengarkan dia... Dengarkan matanya Dengarkan wajahnya Dengarkan bahasa tubuhnya.. Terkadang mulutnya bercerita dengan gembira.. Tapi tubuhnya berbicara tentang luka.. Kita tidak perlu jadi pahlawan untuk semua orang Cukup lihat ada orang di depan kita.. Apa yang dialaminya hari ini..

Sedikit Cerita Tentang Menjadi Mama

Gambar
Kalau lagi dapet gini, bawaan melankolis jungkir balik. Puji Tuhan ga meledak2 kayak bulan2 sebelumnya. Masih bisa sabar sama Gi. Walau tetep ada marah kalau dia lagi susah dibilangin, ga sampai meledak2 kayak biasanya. Jadi Mama itu perjuangan lahir batin. Iya... Jadi inget emak di rumah huhuhuh. Nyiksa?? Iya Sakit? Iya Capek? Iya Sepadan ga sih?? Kalau mau hitung2an untung rugi. Ga. Ga sepadan sama sekali. Lebih enak single. Jalan2 sepuasnya. Pakai uang sendiri buat foya2. Nikmatin hidup tanpa tanggung jawab. Bener toohhh?? Tapiii... Aku hidup bukan lagi aku yang hidup... Hehhehee. Jauh sebelum saya nikah, sebelum hamilnya Gi, sebelum Gi lahir.. Saya sudah menyerahkan hidup saya dan semua hak saya sama Tuhan. Jalan2, nikmatin gaji sendiri, beli ini itu jadi ga begitu menarik lagi. Waktu saya memutuskan untuk mengambil bagian dalam rencana Tuhan buat menikah.. Saya menyerahkan 1 lagi hak saya pada Tuhan tentang kebebasan bersenang2 sendirian. Waktu saya meminta Tuhan menumbuhkan benih...

Taat Menabur dan Menyiram

Gambar
Beberapa hari ini saya merenung tentang mengambil apa yang kita inginkan dalam hidup. Jujur, beberapa tahun lalu saya sering terjebak dalam kata "Waktunya Tuhan". Tapi saya lebih sering merasakan mengatakan  "Waktunya Tuhan" karena didorong kemalasan untuk berusaha. Beberapa kali saya gagal dalam beberapa hal-- sebenarnya memang belum waktunya Tuhan, tapi saya pun ambil bagian mengapa waktu itu sampai tertunda. Ya karena saya sering menunda. Saya menunda menyelesaikan skripsi saya. Saya menunda belajar mendisiplinkan diri. Dan banyak hal-hal kecil yang saya tunda, akhirnya saya rasakan akibatnya hari ini. Beberapa hari ini saya teringat bagaimana  Tuhan proses hidup saya dengan pekerjaan tanganNya. Di awal saya mengalami perubahan hidup, saya begitu menggebu-gebu menceritakan kasih Tuhan. Saya mengimani dan memegang janji Tuhan bahwa jika 1 orang diselamatkan maka seisi rumah diselamatkan. Selesai Champion Gathering pembicara sering memberikan instruksi apa yang har...

Fashion Modest Di Mana Carinya??

Gambar
Hmmm ngomongin soal fashion, ada ga sih yang kayak saya, suka susah cari pakaian yang ok?? Ok kayak gimana?? Ok menurut Lasma itu pakaian yang ga terlalu mencolok. Ga ketat banget, ga pendek banget, pokoknya badan dibungkus dan merasa aman hehhehe.. pengena tahu lebih? KLIK SINI AJA!!

Keluar Dari Kotak Untuk Kotak Yang Baru

Gambar
Tulisan di note FB, 31 Mei 2009. Pas baca lagi ngerasa Tuhan ngomong banyak. Aku tulis di blog biar disimpen dan buat ngingetin lagi hehhehe. Warisan buat Gi. Ini bukan notes yang ngebahas panjang, lebar dan tinggi sebuah kotak. Ini notes lebih tertuju pada perubahan. pengena tahu lebih? KLIK SINI AJA!!

Aku Bersyukur Pernah Menjadi Korban Pelecehan

Gambar
"Kalau Anda berani menyentuh wanita, otomatis sudah anda menunjukkan padanya kalau Anda tidak terintimidasi oleh kecantikannya." Cuitan yang mengajarkan bagaimana bisa menjadi cowo yang Ok ini menarik perhatian saya dan membuat saya memutar memori saya ke masa lalu. pengena tahu lebih? KLIK SINI AJA!!

.. Jakarta..

Kata apa yang pas untuk menggambarkan isi hati ini yaaa... Ga tahu lagi, Tuhan... Udah sampai titik lelah liat kondisi Jakarta.. Iya, Lasma baperan... Ga tahu ini rasa apa... Sedih?? Iya... Sesak dada ini... Berharap Tuhan lakukan sesuatu.. Tapi memang Tuhan sedang lakukan sesuatu... Tapi liatnya ga tahan... Kuatkan kami, Bapa Kuatkan kami Yesus... Biar kami jadi orang-orang yang ga berenti berharap hal-hal baik akan terjadi.. Kalau pun akhirnya memang ini waktunya kau menggoncang agar tinggal yang tak tergoncang.. Biar kami saling menguatkan.. Biar kami saling mengingatkan.. Biar kami saling mendoakan.. Bapa, ampuni kami Tuhan Kuduskanlah hati kami Jalan-jalan kami Berikan lagi kami hatimu Berikan lagi kami pikiranMu Biar kami melihat apa yang Kau lihat Biar kami mendengar apa yang Kau dengar Buat kami mengerti setiap hal yang terjadi Ada tangan kuasaMu yang tidak tinggal diam Allahku Bapaku Rajaku.. Pimpin kami.. Luruskan jalan kami... Pakai kami.. Urapi kami Tuhan.. Urapi lidah bibi...